Sunday, April 28, 2019

Cara Membedakan Oli Asli Atau Palsu


Cara Membedakan Oli Asli Atau Palsu

Saat ini ada cukup banyak suku cadang palsu di pasaran, salah satunya adalah oli. Hal ini tentu membuat pemilik kendaraan bingung karena ia tidak dapat membedakannya.
Kebanyakan  para pemilik kendaraan yang datang ke bengkel untuk mengganti oli biasanya tidak memegang oli secara langsung. Sebagian besar dari mereka memilih untuk menunggu sambil menonton mekanik melakukan pekerjaannya.

Karena itu, pemilik kendaraan harus jeli ketika memilih oli yang ingin mereka gunakan untuk sepeda motor favorit mereka. Lalu bagaimana Anda membedakan oli asli dari yang palsu?
berikut ulasannya seperti dikutip dari Wahana Honda, Kamis (25/4/2019):

1. Label
Sebagian besar pemalsu produk akan mencoba mengurangi biaya produksi. Oleh karena itu label kemasan produk palsu akan terlihat berbeda (biasanya lebih buruk) daripada produk aslinya.
Yang pasti, pemilik harus tahu cara mengemas botol minyak. Biasanya kemasan oli palsu akan menggunakan stiker bontax standar untuk memberi label kemasan.
Ini berbeda dengan produk asli yang menggunakan stiker vinil yang lebih kuat.

2. Kemasan Botol
Mendeteksi minyak palsu juga bisa dilihat dari botol. Botol minyak bekas tidak akan digunakan lagi. Jika kondisi botol minyaknya kusam dan jelek, bisa jadi itu salah satu minyak palsu. Botol dari minyak asli harus terlihat lebih halus.

3. Nomor Identifikasi pada Kemasan
Biasanya ada nomor ID pada tutup botol dan kemasan dari oli mesin. Untuk memeriksanya, pemilik kendaraan dapat mencocokkan keduanya. Jika nomor yang sama tidak ditemukan di keduanya, itu bisa menjadi minyak palsu.

4. Tutup oli
Setiap produsen oli sepeda motor memiliki teknologi seal untuk tutup botol kemasan. Setelah tutup botol dibuka, segel dari tutupnya rusak. Ini berarti tutup botol hanya dapat digunakan sekali.
Ini tidak pernah bisa ditiru oleh produsen minyak palsu. Ini tentu saja akan memudahkan pemilik kendaraan untuk menilai oli motor asli atau tidak.

5. Warna dan Bau
Indikator terakhir dari minyak palsu adalah warna dan bau. Untuk warnanya, bervariasi, karena setiap oli memiliki teknologi. Yang jelas minyak baru itu akan terlihat bening dan tidak berbau.
Sebaliknya, oli palsu akan terlihat sedikit lebih keruh dan berbau karena oli palsu biasanya dicampur dengan berbagai zat.

0 comments:

Post a Comment