Monday, January 28, 2019

Mengenal Kode Rantai Motor



Rantai motor merupakan salah satu part yang mempunyai peran penting dalam kendaraan bermotor, yaitu sebagai pemindah daya dari putaran gear box ke roda dengan kata lain  tanpa rantai kita tidak akan bisa menjalankan motor tersebut,.  Lain halnya dengan motor matic yang memang tidak menggunakan rantai untuk menggerakan rodanya. 
Nah apabila sobat pemilik motor bebek atau jenis lain yang masih menggunakan rantai sobat perlu mengetahui kode rantai motor yang sobat miliki, supaya ketika sobat mengganti sparepart ini sobat tidak salah dalam membelinya


Subtitusi Gir Set

Substitusi Gir-Set biasanya dilakukan untuk kepentingan modifikasi, untuk mendapatkan endurance atau agar lebih awet, biasanya aplikasi rantai menggunakan ukuran yang lebih besar.

Contohnya Yamaha Scorpio yang aslinya menggunakan rantai 428 bisa aplikasi rantai lebih besar milik Honda tiger (520) Tapi harus diikuti ubahan gir depan dan belakang,
Sedangkan untuk mengejar akselerasi, umumnya di menggunakan rantai yang lebih kecil. Misalnya pada Yamaha Vega yang ukuran standartnya 428 diganti menggunakan ukuran 415 dari produk aftermarket.

Misalnya; Osaki, Daytona atau SSS. Substitusi juga dapat menggunakan part orisinal Yamaha Vega ZR, Yaitu 420. Sedangkan di Honda Supra Fit atau Supra X (100 cc) yang menggunakan rantai 428 dan ingin menggunakan rantai 420 milik Honda Blade atau Supra X 125 tinggal ganti nap gir terlebih dahulu, dan gir depan hanya tinggal pasang saja.

Jenis Rantai

Terdapat beberapa jenis rantai yang biasa diaplikasikan pada motor baik jenis bebek maupun sport. Nah, rantai roda yang umum dimenggunakan ada beberapa tipe 415, 420, 428, 428H dan 520. Khusus rantai di bawah 428, biasanya diaplikasikan pada jenis bebek. Sedangkan 428 dan 520 diaplikasikan buat motor sport macam Scorpio (428) dan Tiger (520).

Kode Rantai Angka

Kode rantai angka umumnya ada 6 baris angka yang ada pada kemasan rantai. Angka tersebut merupakan kode rantai sebagai tanda panjang dan lebarnya. Contohnya, 428-104. Angka 4 yang berada di depan menunjukan jarak antar pin. (Pin merupakan selongsong yang menyambung antar pelat)
Angka paling depan ini ada cara hitungannya tersendiri. Angka 4 tersebut, berarti 4/8 inci. Apabila dihitung:
1 inci  =  25,4 mm.
4/8 x 25,4 mm = 12,5 mm
Maka rantai yang di depannya 4 berarti jarak antar pinnya 12,5 mm.

Untuk, angka kedua dan ketiga yaitu 28 mempunyai arti jarak antar pelat dalam. Pelat dalam atau biasa disebut juga dengan inner plate yang letaknya tepat di bawah pelat atas.
Kedua pelat ini, bisa kelihatan langsung dengan menggunakan mata. Angka 28 berarti jarak lebar pelat adalah 7,94 mm. Angka tersebut didapat dari tabel standar rantai.

Setelah tiga angka yang tertera di depan, masih ada lagi angka yang menunjukan panjang rantai. Misalnya i 104 berarti panjang rantai 104 mata. Angka tersebut menunjukkan bahwa panjang rantai adalah jumlah dari mata rantai.

Kode Rantai Huruf

Selain angka, ada juga huruf. Seperti, kode rantai 420SB-102, 428H-116, dan 520V-106. Huruf SB berarti solid bushing. Solid bushing adalah bushing yang dibikin seperti pipa. 

Huruf H artinya high tension, hal ini juga yang membedakan bahan di pelat pada bagian dalam.
Rantai dengan kode H berarti mempunyai pelat dalamnya lebih tebal. Rantai berkode H juga punya daya tahan minimum tarikan beban sebesar 2,1 ton. Sedangkan untuk yang tanpa kode H, sebesar 1,70 ton. 

Sedangkan kode huruf V mempunyai arti spesial. V, tanda bahwa ada sil penahan gemuk di dinding luar bushing. Bushing dengan kode V termasuk kategori solid busing.

Dan dibawah ini kami sudah memberikan daftar kode rantai motor  dalam bentuk tabel yang bisa sobat gunakan untuk menjadi acuan motor sobat, supaya sobat bisa merubahnya dengan tepat untuk keperluan kanibal atau subtitusi, menggunakan rantai dan gir sesuai medan memang sangatlah penting karena motor standart pastinya dijual dengan spesifikasi yang sama dimanapun tanpa memperdulikan jalanan yang ada di daerah-daerah ataupun perkotaan

Kode Rantai

Kode Rantai Motor Honda
Honda CBR 108
520V-108
Honda New Mega Pro
428H-124
Honda Tiger
502v-108
Honda GL-pro
428H-112
Honda Mega Pro Velg Racing
428H-112
Honda CS 1
428H-112
Honda GL-Pro
428H-112
Honda GL-Max
428H-116
Honda Mega Pro Velg Jari
420SB-104
Honda Astrea 800
420-98
Honda Revo,Blade
420B-102
Honda Supra 125
420SB-104
Honda Karisma
420SB-104



Kode Rantai Motor Kawasaki
Kawasaki Ninja 150
428V-124
Kawasaki Edge
420-10
Kawasaki Kaze ZX 130 R/VR
420-10
Kawasaki Kaze E/R
428-108
Kawasaki Kaze Zone R/VR
428-102
Kawasaki Athlete
420-10
Kawasaki Blitz-R
428-102

Kode Rantai Motor Suzuki
Suzuki Bravo
428-100
SuzukiNew Shogun 125 R
428SB-100
Suzuki RGR 150
428H-124
Suzuki New Smash
428-104
Suzuki Shogun 125 Fi
428DX-120
Suzuki Satria 120
428-128
Suzuki Tornado GX
428-104
Suzuki Shogun
428-98
Suzuki A100
428-108
Suzuki SatriaF-150
428-120
Suzuki Smash
428-98
Suzuki Thunder 125
428-104
Suzuki Shogun 125
428-104
Suzuki TS125
428-122

Kode Rantai Motor Yamaha
Yamaha New Vega R
428-98
Yamaha Jupiter
428-100
Yamaha Jupiter-z
428-104
YamahaVega
428-98
Yamaha Vega, New Jupiter-z
420-108
Yamaha Scorpio
428V-128
Yamaha Vixion
428HDS-120
Yamaha RX-K, RX-king
428H-110
Yamaha RXS
428-110
Yamaha Jupiter MX 135LC
428-112
Yamaha F1ZR
428-100
Yamaha YT 115
428-114
Yamaha Crypton
428-98

0 comments:

Post a Comment