Saturday, November 10, 2018

Hindari Kebiasaan Ini Saat Mengendarai Motor Manual / Kopling


Bikerjadoel.com - Berkendara dengan motor kopling apabila sudah lancar  dan mahir tentu saja akan menyenangkan. Karena pengendara motor manual/kopling dapat mengatur sendiri bukaan kopling dan gas untuk medapatkan torsi sesuai keinginannya.  Namun di samping itu sangat disayangkan pengendaranya biasanya sering melakukan kesalahan yang berulang-ulang, dan bisa saja menyebabkan umur dari komponen mesin dan penggerak lebih pendek serta konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Kesalahan umum yang paling sering dilakukan oleh pengendara motor manual atau kopling adalah kebanyakan dari mereka serig sekali mengabaikan waktu perpindahan gigi serta fungsi dari kopling. Atau dengan kata lain mereka sering memindahkan gigi tidak tepat sesuai torsi mesin.

Pengendara sering kali salah saat melakukan perpindahan gigi, mereka selalu melakukannya pada putaran mesin tinggi, jadi bisa dikatakan membiarkan mesin meraung dahulu baru memindahkan gigi. Sebaliknya jika perpindahan gigi rendah juga dilakukan pada putaran mesin yang masih tinggi, hal ini akan meyebabkan engine brake yang besar dan kasar tentu saja hal ini tidak baik bagi perlambatan normal karena mesin akan mengkonsumsi bahan bakar yang berlebih.



Selain boros BBM, kebiasaan tersebut juga dapat membahayakan bagi pengendara itu sendiri, sebab apabila melakukannya pada permukaan jalan yang licin akan membuat ban selip atau ban belakang akan kehilangan traksi atau power slide karena daya cengkram ban belakang akan berkurang itulah konsekuensinya jika engine brake terlalu besar.

Baca Juga : 5 Langkah Mudah  Agar Jago Mengendarai Motor Kopling
                    Kesalahan Yang Paling Sering Dilakukan Pengendara Motor Matik Saat Pengereman

Hal kedua yang juga sering kali menjadi kesalahan pengendara motor manual adalah saat melakukan perlambatan, para pengendara motor kopling / manual seringkali melakukan perlambatan bersamaan dengan mengaktifkan kopling atau menarik tuas kopling, dan hal ini akan menyebabkan free wheel laju motor menjadi semakin tak terkendali karena tidak adanya engine brake. 

Lalu bagaimana cara yang benar untuk melakukannya? Cara yang benar adalah tutup gas, dan bila masih kurang melambat bisa ditambah engine brake, kemudian baru  lakukan perpindahan gigi ke yang lebih rendah.



Pada dasarnya pengaplikasian kopling hanya dibutuhkan disaat motor mulai memasuki putaran mesin rendah atau pada saat mesin mulai ngelitik akan mati, atau bisa dikatakan untuk mencegah mesin mati pengendara harus langsung menarik tuas kopling. Saat kopling tidak diaktifkan/ tuas tidak diremas, maka tenaga dari mesin ke penggerak roda akan tersambung, dan ketika kopling diaktifkan / diremas maka tenaga dari mesin yang harusnya diteruskan ke gear itu putus. Jadi bisa dikatakan fungsi utama kopling adalah untuk memutus dan meneruskan tenaga dari mesin ke komponen penggerak.

Sekian artikel Hindari Kebiasaan Ini Saat Mengendarai Motor Manual / Kopling kali ini semoga bermanfaat buat sobat bikers semuanya.. terima kasih...


1 comment: