Wednesday, July 25, 2018

Ini Perbedaan Motor Trail Dan Supermoto

 Baik trail maupun supermoto, keduanya termasuk kategori motor hobi. Sebab, 2 motor tersebut tidak cocok untuk kebutuhan sebagai sepeda motor konvensional harian. Maka, kebanyakan penggunanya adalah mereka yang hoby motoran untuk mengisi waktu senggang bersama komunitas.


 Kedua jenis motor tersebut merupakan kendaraan legal dan memiliki surat-surat lengkap untuk digunakan di jalan raya.
 Nah, seringkali bagi sebagian yang awam, supermoto masih dianggap sebagai trail, padahal jelas keduanya berbeda. Nah, untuk itu, sebaiknya simak perbedaan motor trail dan supermoto dengan bahasa dan pengetahuan sederhana di bawah ini.

Motor Trail

 Jenis motor ini dapat dengan mudah dicirikan dengan tampilannya yang tinggi, ban kotak-kotak (ban tahu) penggunaan stang baplang (handle bar), hingga knalpot berada di bawah buritan.Wajar, karena motor ini diperuntukan untuk bisa, melibas 2 alam, yakni medan jalan raya maupun off road.

 Karena juga legal atau sah dikendarai di jalan raya, maka segala perlengkapan motor untuk berkendara di jalan raya juga disematkan, diantaranya headlamp (lampu depan), lampu sein, dan komponen penting lainnya.

Baca Juga: Spesifikasi Yamaha MT 25 2018

Selanjutnya, ban biasanya menggunakan ukuran berbeda antara ban depan dan belakang. Biasanya, ban depan yang lebih besar menggunakan ring 18 inchi, sedangkan ban belakang 17 inchi.

Tidak hanya itu, kaki-kaki juga lebih kokoh dengan kualitas baik seperti garpu depan dan suspensi belakang, mengapa? Karena motor harus siap ketika melalui medan berat. Maka tidak heran, jika harga motor berjenis trail ini memiliki harga fantastis.
honda crf 150

 Diantara produsen yang menjual model trail di indonesia, antara lain kawasaki dengan model KLX 150, Dan Honda CRF150.

Supermoto

 Dari segi perawakan, hampir tidak ada bedanya antara motor trail dan supermoto kecuali dari ban. Padahal keduanya memiliki banyak perbedaan.

 Mulai dari fungsi, supermoto merupakan kendaraan legal dengan surat-surat lengkap untuk dipergunakan di jalan raya saja. Ini bisa dicirikan dengan penggunaan ban model halus agar sempurna mencengkeram jalanan aspal. Selain itu, jika pada trail ukuran velg berbeda, di supermto keduanya dibuat sama. Biasanya memiliki ukuran ring 17 inchi.

 Selanjutnya, area ground cleareance juga tidak terlalu tinggi berbeda dengan trail karena memang untuk menghindari benturan di bagian bawah. Selain itu, supermoto lebih menunjukan kesan garang, motor jenis ini cocok dengan berbagai aksesoris dan part berbau modifikasi. Salah satu contohnya, garpu shock terbalik alias upside down pada bagian depan.

 Apa lagi yang membedakan supermoto, adalah di bagian mesinnya. Terkadang, supermoto lebih memiliki performa bagus, sebab, meski tak membutuhkan mengarungi medan berat, motor ini harus lah nyaman untuk dikendarai jarak jauh. Maka tak heran, jika harga motor ini pun cukup mahal.
d tracker
Baca Juga: Kawasaki Z900RS Cafe, Spesifikasi 2018

 Diantara produsen yang menjual supermoto di indonesia, adalah kawasaki D-Tracker 150, dan 250.

 Itus saja informasinya, semoga bermanfaat.

1 comment:

  1. Biasanya g bisa bedain mana trail mana motosuper, anggap trail semua, hh.. sangat membantu gan apalagi untuk orng awam sperti saya.

    ReplyDelete