Wednesday, May 2, 2018

Honda PCX Hybrid, Teknologi Anyar Honda Yang Bikin PCX Lebih Gila

 Masih segar kemunculan honda PCX versi lokal yang mengususng mesin vario 150 eSP. Pada IIMS kemarin, honda melalui AHM benar-benar membuat kejutan dengan menampilkan honda PCX type Hybrid. Menariknya lagi, PCX hybrid ini dibuat di negeri kita melalui PT AHM, jepang sekalipun belum membuatnya, yang artinya produk ini murni di buat putra dan putri bangsa.

 Tapi sebelumnya ketahui dulu apa yang disebut sistem/teknologi hybrid?
 Secara sederhana, kendaraan yang mengusung teknologi hybrid artinya menggunakan bahan bakar plus listrik (motor listrik) sebagai tenaga penggerak kendaraannya. Ada juga yang hanya mengandalkan listrik (motor) saja sebagai penggeraknya, sedangkan bahan bakar digunakan sebagai penggerak generator (pembangkit listriknya). Nah khusus untuk honda PCX tipe hybrid ini, listrik digunakan sebagai pendukung kinerja mesin atau disebut juga sebagai motor assist.
 Cara kerjanya, listrik yang di simpan dalam battery lithieum berukaran 12 v, atau 50 v ini akan bersinergi dengan sistem ACG pada PCX. Listrik akan mulai menyalurkan dayanya ketika tuas gas di tarik. dengan ini, maka torsi motor akan bertambah lebih cepat, sehingga motor akan lebih responsif dan bertenaga. Nah, sebaliknya, ketika tuas gas di tutup (dilepas), listrik juga akan membantu memangkas putaran (RPM) mesin agar cepat kembali ke posisi normal. Selain itu, ketika tuas gas ditutup juga tenaga akan dipindahkan ke battery lithium tersebut untuk disimpan. Jadi ketika motor dalam keadaan langsam (stationer) serta turun gas, maka kondisi itu dipakai untuk cas battery. Hal tersebut penting untuk usia battery yang konon bisa bertahan sampai 4 tahun.

Perbedaan PCX hybrid Dengan PCX 150 versi lokal
 Secara desain, memang tidak begitu banyak terlihat perbedaannya, hanya ada beberapa perubahan pada blok CVT dan bagian depannya.
 Begitupun dengan mesin, yang masih menggendong mesin PCX 150. Akan tetapi penyematan hybrid ini ternyata mampu mendongkrak performa mesinnya diatas kertas. Honda PCX menggendong mesin 4 langkah SOHC berpendingin cairan yang dipadukan dengan eSP dan pengabutan fuel injection. Dapur pacunya memiliki kapasitas 149, 3cc dengan rasio kompressi 10,6:1. Mesin tersebut mampu memuntahkan tenaga sebesar 14,7 PS pada 8500 RPM, dengan torsi 13,2nm pad 6500 RPM. Nah untuk PCX hybrid  tenaga meningkat sebanyak 1,4kw pada 3000 RPM juga torsinya naik 4,3 nm pada 3000 RPM. Kebayang kan, bagaimana akselerasi dan topspeednya?
 Disamping itu, PCX hybrid juga dapat diatur ketika berkendara, yaitu berkendara tipe  drive (D) dan tipe sport (S). Ketika anda gunakan tipe drive mode, maka anda akan mendapatkan tambahan performa dari battery tersebut namun dengan bahan bakar yang tetap irit. Sedangkan jika mengaktifkan fitur S, akselerasi motor akan lebih responsif, begitupun top speed nya akan mudah di raih.

Tipe Mesin               4 Langkah, SOHC, PGM-FI, berpendingin cairan, eSP
Kapasitas Mesin         149,3 cc
Diameter X Langkah 57,3 x 57,9 mm
Tipe Tranmisi            Otomatis, V-Matic
Rasio Kompresi       10,6:1
Daya Maksimum        10,8 kW (14,7 PS) / 8.500 rpm (Mesin), 1,4 KW / 3.000 rpm (Motor)
Torsi Maksimum         13,2 N.m (1,35 kgf.m) / 6.500 rpm (Mesin), 4,3 N.m / 3.000 rpm (Motor)
Tipe Kopling             Otomatis, Sentrifugal, Tipe Kering
Baca juga: Deretan motor honda 150cc, harga dan fitur terbaru 2018

Rangka Dan Kaki-kaki
 Bagian rangka menggunakan double cradle yang kokoh dan seimbang. Untuk garpu depan, dilengkapi suspensi teleskopik, sedangkan suspensi belakang menggunakan 2 shock (twin) seperti pada honda PCX biasa. Untuk ban belakang menggunakan tubeless 120/70-14, artinya sisi lebarnya akan lebih menonjol dibanding tingginya. Sedangkan untuk ban depan 100/80-14, yang membuat ban depan sedikit lebih tinggi namun tidak terlalu lebar.
 Untuk sistem pengereman, motor ini dilengkapi Anti Lock Braking System (ABS) yang akan mencegah penguncian rem ketika mengerem mendadak. Ini menjaga atau menghindari anda dari kecelakaan karena rem yang terkunci membuat roda berhenti sekaligus (saat itu juga). Sedangkan untuk bagian belakang, rem juga diperkokoh menggunakan cakram, yang artinya kedua rem PCX hybrid lebih safety lagi.
Tipe Rangka              Double Cradle
Tipe Suspensi Depan Teleskopik
Tipe Suspensi Belakang Twin
Ukuran Ban Depan  100/80 - 14 M/C (Tanpa ban dalam)
Ukuran Ban Belakang 120/70 - 14 M/C (tanpa ban dalam)
Rem Depan               Cakram, Anti-Lock Braking Sistem
Rem Belakang          Cakram

Fitur
 PCX hybrid memiliki beragam fitur terkini, mulai dari kunci smart key system yang dilengkapi dengan smart keyless dan answer back. Tentu akan menambah pengamanan motor dari maling, karena sejatinya hanya kunci pemilik lah yang bisa membuat ECU bekerja menghidupkan motor. 

 Masih di area kunci, pada bilah sampingnya dilengkapi USB charger untuk smartphone yang membuat anda bisa tetap terhubung dengan gadget terutama akan sangat berguna saat butuh tempat untuk cas. Di bagian panel terdapat berbagai saklar mulai dari lampu, starter, klakson, hingga mode berkenda drive dan sport tadi.
 Di bagian dasbor speedometer, semakin istimewa dengan panel digital dengan beragam informasi lengkapnya. Termasuk panel indikator mode berkendara dan battery lithium.
 Untuk pencahayaan, bagian headlamp, stoplamp, dan bagian lainnya sudah full LED yang tentunya lebih awet dan lebih terang serta hemat daya. Sementara itu, pada bagian bagasi juga semakin besar yang mampu memuat bawaan lebih dari 23 liter. Dan satu hal lagi yang penting, yaitu emblem hybrid sebagai identitas produk hybridnya, dengan 3 dimensi terletak pada bagian cover depan sebelah kanan.

Harga
 Untuk harganya sendiri, motor dengan teknologi terbaru dan seabreg ini dibanderol lebih mahal dari empunya (PCX Biasa). Harganya RP 40 jutaan (OTR Jakarta), walaupun demikian, ternyata motor ini telah dipesan 30 Unit di Indonesa International Motor Show (IIMS) kemarin.

 Nah Itulah sedikit review tentang PCX hybrid. Semoga bermanfaat.

Sumber referensi dan gambar:astra-honda.com

0 comments:

Post a Comment