Sunday, May 6, 2018

7 Penyebab Motor Injeksi Mogok, Dan Cara Atasinya

 Sebagian besar produsen sepeda motor kini telah menggunakan teknologi injeksi pada hampir semua produknya. Meskipun teknologi ini sudah ada sejak tahun 80an, nyatanya baru gencar diaplikasikan pada produk motor di indonesia adalah pada tahun 2011an silam. Meskipun tahun 2005 salah satu produk honda, yaitu supra 125 merupakan motor pertama yang menggunakan teknologi ini.
 Sebelumnya, Tahukah perbedaan injeksi dengan motor biasa yang menggunakan karburator?
Secara umum, perbedaannya terletak pada sistem pengabutan bahan bakar alias proses pencampuran udara dan bensin untuk keperluan pembakaran pada silinder. Pada sistem karburator, proses pengabutan berlangsung di dalam karburator, sehingga ketika bensin masuk menuju intake dan klep sudah dalam keadaan menjadi kabut. Sedangkan pada sistem injeksi, pengabutan berlangsung pada intake, dimana bensin yang masuk bukan dengan cara dihisap melainkan disemburkan oleh noksel yang telah diatur jumlahnya oleh elektronik control module (ECM)/ECU. Makanya motor injeksi bisa lebih irit dari karburator.
 Tak ubahnya dengan sistem karburator, motor ini juga perlu servis berkala agar performa dan keawetannya tetap terjaga, dan tidak mudah mogok. Nah, jika sudah terlanjur mogok, baik brebet atau mati total anda bisa cek bagian-bagian motor di bawah ini yang mungkin bisa menjadi penyebabnya.

1. Aki
Gambar terkait
Source:tomos-part.nl
 Aki menjadi bagian terpenting bagi injeksi, sebab aki menjadi komponen pertama yang menyuplai listrik pada komponen elektronik motor injeksi sejak pertama kali kontak mode on. Seperti menghidupkan fuel pump/rotak, ecu dan lainnya. Tanpa komponen ini motor injeksi akan mati, termasuk jika aki soak apalagi mati total.
 Nah ciri aki mati, anda bisa lihat pada bagian dasbor speedometer yang tidak menyala, yang artinya tidak ada listrik ketika kontak mode on. Atau, anda bisa langsung cek aki menggunakan avometer dan tegangannya harus 12 volt. Jika aki soak bisa coba di cas ulang, sedangkan jika mati total, segeralah mengganti aki dengan yang baru.

2. Busi
Hasil gambar untuk spark plug
Add caption
 Busi merupakan bagian yang memantikan api di ruang bakar. Sebagai komponen pengapian, seringkali busi berkarat/kerak pada permukaannya yang membuatnya terhambat saat memantikan api. Seharusnya busi selalu mendapatkan perawatan berkala dengan membersihkannya. Juga harusnya busi diganti setiap 8000km sekali.
 Untuk itu, sebaiknya buka dan periksa busi, jika sudah tidak memantikan api saat distarter sebaiknya ganti baru.

3. Sekring aki
Hasil gambar untuk sekring aki
via:otosena.com
 Sekring aki ini merupakan komponen yang dapat memutus semua kelistrikan motor ketika terjadi konsleting, atau memang karena usia pakainya sudah habis. Biasanya komponen ini diletakan berdekatan dengan aki. Ciri putusnya kawat sekring dapat terlihat dengan jelas karena umumnya pembungkus kawat dibuat transparan. Jika putus segera ganti agar kelistrikan berfungsi kembali.

4. fuel pump
Gambar terkait
Add caption
 Fuel pump atau disebut juga rotak terletak pada tangki bahan bakar. Fungsinya adalah untuk memompa bensin menuju noksel. Fuel pump yang dipenuhi kotoran terutama bagian filternya bisa menghambat bensin terhisap. Akibatnya motor akan mogok, atau brebet. 
 Untuk mengatasinya sebaiknya buka bagian fuel pump ini, lalu bersihkan filter jika kotor. Selain filter, bagian pompa rusak juga banyak dialami, maka anda harus menggantinya agar bagian ini bisa memompa bensin lagi.

5. Noksel
 Bagian noksel atau injektor berguna untuk menyemburkan bahan bakar ke ruang intake. Bagian ini bisa saja tertutup kotoran terutama jika tangki bensin dan filter fuel pump sudah sangat kotor dan masuk ke bagian ini. Alangkah baiknya jika bagian ini juga diservis dengan cara membukanya dan menyemprotnya dengan angin bertekanan.
Gambar terkait
via:bukalapak.com
6. klep/katup
Hasil gambar untuk klep motor injeksi
via:so5ial.com
  Bagian yang terletak pada head mesin ini memang sering bocor dan banyak dialami motor usia 3 tahunan keatas. Jika bagian ini bocor, artinya kompresi motor lemah (kurang padat) yang membuat pembakaran tidak sempurna. Gejala awalnya bisa dicirikan dengan motor susah hidup, dan selanjutnya mogok. 
 Untuk mengatasinya, maka klep harus di skir.

7. Bagian Lainnya
Gambar terkait
indikator mil
 Tentu banyak faktor lain yang bisa membuat motor injeksi mu mati, seperti terputusnya kabel body, atau kabel ground. Selain itu, beberapa sensor yang tertanam juga dapat menyebabkan terganggunya kinerja dan pengapian motor. Sensor merupakan beberapa bagian pada injeksi yang dikontrol langsung oleh ecu/ecm. Beberapa sensor yang tertanam seperti pada bagian Crankshaft posisition (CKP) berfungsi pemberi sinyal timing pengapian, atau Engine oil temperature (EOT) untuk mendeteksi suhu mesin atau oli dan beberapa swnsor lainnya. Biasanya terganggunnya bagian sensor ditandai dengan kedipan lampu indikator mil dengan jumlah tertentu, yang berarti menandakan kode kerusakan di bagian tertentu. Nah, maka jika lampu mil menyala, segera baca kodenya dan menuju ke bagian tersebut, serta cek kabel-kabelnya jangan sampai ada yang putus.

 Nah itulah beberapa hal yang dapat menimbulkan kerusakan pada motor injeksi. Selebihnya, silahkan bertanya dikomentar, saya akan sangat senang hati menjawab dan semoga bisa membantu.

0 comments:

Post a Comment