Friday, November 23, 2018

TENTANG PART CVT


TERNYATA BANYAK HAL BARU SEPUTAR PART CVT 

cvt

Bikerjadoel.com - Motor matic saat ini sangat mendominasi penjualannya.  Hal ini membuat perkembangan part motor matic baik yang racing atau aftermarket banyak bermunculan. Terutama part CVT aftermarket makin banyak dijual. Bahkan bentuk dan ukuran part aftermarket juga beda dari kondisi standar. Seperti roller yang biasanya bulat kini tersedia yang segitiga atau sliding.

Termasuk teknologi CVT juga berkembang pesat. Seperti dijumpai di motor-motor matic baru, terdapat v-belt yang giginya menghadap ke atas dan ke bawah. Juga banyak pengguna motor matic yang main akal-akalan supaya part CVT jadi maksimal.
Lebih jelas yuk kita bedah apa saj yang baru untuk part tersebut.

KEUNGGULAN V-BELT DOUBLE TEETH

BELUM banyak pabrikan yang mengaplikasikan v-belt berjenis double teeth atau disebut juga double cog belt. Memang seperti apa sih v-belt jenis ini? Jadi, konstruksi belt tersebut mempunyai dua gerigi, baik bagian bawah dan juga atasnya. Umumnya. v-belt yang beredar di Indonesia hanya mempunyai satu gerigi di bagian bawahnya saja.

Setidaknya, skubek-skubek keluaran Peugeot, Vespa dan Honda, sudah mengaplikasikan v-belt jenis tersebut. Dan tujuan pemakaian double teeth ini tidak sembarangan, loh. Bukan cuma agar tampil beda, tetapi juga diklaim dapat  membuat akselerasi meningkat. Karena, v-belt jenis ini lebih lentur dibandingkan V-belt konvensional

V-belt jenis ini ditemukan di All New Honda Vario 125 eSP dan 150. Belt ini biasanya lebih lebar, jadi dengan menggunakan konstruksi double teeth supaya lebih lentur. V-belt jenis ini biasa dipakai di motor yang punya cc besar. Karena lebih lentur itulah maka v-belt jenis ini cepat menerima pergerakan puli yang spontan, alias saat buka throttle cepat.

Namun, bukan berarti v-belt konvensional lebih jelek dibanding belt jenis ini. Kekurangan belt ini adalah lebih mudah kotor dan mampu menyimpan debu yang lebih banyak dibandingkan dengan V-belt konvensional, karena banyak ruang yang bisa dihinggapi oleh debu.
Oleh sebab itu, perawatan jenis v-belt ini perlu perhatian secara khusus Salah satunya harus lebih sering membersihkan CVT secara berkala. Agar tetap terjaga kebersihannya dan tahan lama


PASTIKAN SELALU RUTIN Perawatan Berkala CVT Tiap 10.000 KM


PART CVT  merupakan salah satu sektor vital pada skubek. Pasalnya, CVT penerus tenaga dari mesin ke roda belakang. Performa mesin yang optimal tidak akan maksimal jika CVT bermasalah Maka dari itu, CVT ini harus rutin perawatannya.

Jika tidak rutin, pasti bisa membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros dan berkendara menjadi tidak nyaman Seperti getar hebat, slip, hingga suarasuara yang mengganggu. Lalu apa saja yang harus diganti atau diperiksa jika sudah mencapai 10.000 km 20.000 km dan 30.000 km?

Pada 10.000 km atau satu tahun penggunaan, biasanya pengecekan ada di roller. Roller ini, merupakan part yang paling sering aus. Tingkat keausan roller tergantung pemakaian Semakin sering motor digeber di rpm tinggi, maka roller akan lebih cepat aus. Bedajika motor dipakai jalan nyantai, roller lebih awet. Apalagi, yang menggunakan roller aftermarket biasanya lebih gampang aus dibandingkan roller original.

Setelah itu, memasuki tahun kedua alias 20.000 km biasanya penggantian ada di roller kembali beserta v-belt.

Ya, umur V-belt ini rata-rata berada di 20.000 km. Meskipun v-beltnya belum putus, langsung saja lakukan penggantian. Karena tidak ada gejala khusus atau bunyi-bunyi yang mengisyaratkan v-belt mau putus.

Oh iya, V-belt bisa juga cepat mengalami keausan sebelum 20.000 km, bila beban kerjanya berlebihan. Contohnya apabila motor matik sobat, bannya diganti dengan yang lebih lebar dari standarnya. Atau mesinnya di-bore up ekstrem, membuat tarikan belt jadi terlalu kuat dan sebagainya.
Beranjak tahun ketiga atau 30.000 km, ini waktu maksimal kampas ganda dipakai, alias wajib diganti. Meskipun patokan penggantian part ini 30.000 km, namun tidak ada salahnya jika melakukan penggantian part ini setelah ada tanda-tanda keausan.

Bagaimana ciri-cirinya? Biasanya terjadi slip saat grip gas diputar secara mendadak, terkadang berbunyi decitan," tambah pria dua orang anak itu.
Jangan lupa, pada saat servis CVT dilakukan baik itu di 10.000 km 20.000 km dan 30.000 km, gunakan grease khusus untuk melumasi beberapa komponen supaya tidak cepat aus


PULLEY RACING Membuat Putaran Mesin Cepat Naik

PULLEY atau puli merupakan  komponen CVT yang penting pada motor matic. Apabila  pakai puli standar, hasilnya kurang maksimal, untuk menambah akselerasi banyak yang dibubut ulang kemiringannya. Namun jika tidak mau repot banyak yang menggunakan big pulley atau puli racing.


Ada berbagai merek puli aftermarket atau racing. Dari Taiwan ada pula yang dari Thailand. Perbedaannya terdapat pada derajat kemiringannya. Jadi bisa disimpulkan melandainya sudut primary pulley, semakin cepat putaran mesin dan meminimalis beban kerja mesin juga.

Kelebihannya? Sudah pasti akselerasi bertambah. Karena memang untuk  produk racing yang beredar memang dibuat khusus untuk meringankan kerja perangkat CVT agar putaran mesin jadi lebih cepat.
Seberapa besar sudut kemiringannya hal ini tergantung dari karakter dan jenis motornya. Tujuannya agar naik turunnya V-belt lebih cepat seperti pulley racing pada umumnya.

Kekurangannya? BBM sudah pasti lebih boros lantaran asyik memainkan grip gas atau sekadar iseng gaspol liat trek lurus yang panjang.
Lebih enak lagi kalau kedua pulley berikut roller-nya diganti dan volume mesin diperbesar. Maka hasil yang dicapai akan  lebih sempurna.


BEDA DESAIN PRIMARY DRIVE


BEBERAPA pertanyaan yang sering hadir dari para pengguna Yamaha NMAX 155 2017 ke bawah, dan 2017 ke atas. Kenapa  saat pengguna NMAX 2017 ke atas ingin mengganti mangkok koplingnya  ternyata berbeda dengan yang dibeli?

Perbedaan tersebut terletak pada di desain primary drive dan gigi mangkok koplingnya.  Jalur gigi dari primary drive kepunyaan NMAX di bawah 2017 lebih panjang dibandingkan dengan keluaran 2017 ke atas. Untuk tahun 2017 ke atas, desain primary drive-nya sama dengan Yamaha Aerox 155.

Karena perbedaan desain primary drive tersebut, otomatis desain mangkok koplingnya juga berbeda Mangkok kopling NMAX 2017 ke atas, ada space kosong di bagian giginya. Sedangkan pada NMAX 2017 ke bawah gigi mangkok koplingnya ful.

Lalu bagaimana jika mangkok kopling NMAX di bawah 2017 dipasang ke primary drive NMAX di atas tahun 2017? Mangkok kopling tidak bisa masuk full, karena gigi primary drive NMAX di atas 2017 tidak sampai ujung. Saat kampas kopling mengembang, kampas kopling tidak dapat  menempel sempurna di mangkok kopling. Jadi ya memang tidak bisa dipasang


HINDARI FRIKSI BERLEBIH Part Yang Wajib Diberi Gemuk CVT

GEMUK alias grease CVT walau terlihat sepele namun fungsinya sangat diperlukan untuk semua  komponen CVT. Nah, banyak juga mekanik yang nggak paham di tempat mana saja yang harus diberi gemuk.

Salah pemberikan gemuk CVT juga akan menyebabkan komponen akan slip bahkan  menyebabkan debu menumpuk karena menempel dengan gemuk CVT
Untuk bagian yang diberi gemuk salah satunya di bagian pulley depan dan belakang. Untuk pulley depan seperti Yamaha Mio series terdapat seal dan di dalam pulley terdapat got untuk  diberi gemuk. Gemuk CVT di dalam enggak boleh kering. Kalau dipaksakan dan panas berlebih, bushing bias macet.

Agar gemuk CVT tidak keluar dan mengenai pulley dan v-belt, di bagian kiri dan kanan terdapat seal penutup.  Kondisi seal ini juga penting untuk  diperhatikan, ganti bila sudah getas atau sobek borr.
Lain dengan pulley belakang yang lebih banyak membutuhkan gemuk CVT. Di bagian ini terdapat bearing bola biasa dan bearing bambu.

Bearing ini akan terus berputar saat motor hidup, nah penting hukumnya  diberi gemuk CVT dan diperhatikan kualitasnya. Di sliding sheave belakang juga  terdapat pin guide yang umumnya diberi berjumlah tiga ini wajib terdapat gemuk CVT. Kalau di bagian ini haram hukumnya kering, karena pin guide akan terus bergesekan dengan  pulley. Gemuk CVT yang bagus tidak. akan mencair dan terus melumasi  pada bagian ini.

Sama halnya dengan depan, di bagian belakang juga terdapat seal yang terbuat dari karet untuk mencegah gemuk CVT keluar. Untuk seal yang sudah rusak bisa dilihat dari pulley yang terdapat cipratan gemuk CVT.

Kalau sudah demikian menandakan seal juga perlu diganti. "Cek bagian ini setidaknya setiap 5.000 kilometer sekali, ini untuk menghindari gemuk kering

Sunday, November 18, 2018

Glass Coating Solusi Untuk Melindungi Baret Bodi Motor


Hallo, Sobat bikers! Pernah mengalami baret pada bodi motor kalian mugkin karena gara-gara dipepet sama mobil atau motor lain saat di kejebak macet jalanan ? Bagi  pengendara motor di kota-kota besar yang sering macet  mungkin hal semacam ini  sudah biasa terjadi  ya, karena volume kendaraan di perkotaan cukup tinggi  apalagi disaat di jam-jam sibuk.

Nah, dalam artikel kali ini bikerjadoel.com akan memberikan satu solusi perlindungan motor sobat untuk mencegah baret pada motor kesayangan sobat bikers semua . Sudah banyak berbagai perawatan motor yang ditawarkan oleh bengkel-bengkel jaman now dalam menjaga keindahan motor sobat.  Salah satu diantaranya adalah glass coating. Tentunya para bikers sudah pernah mendengar  tentang glass coating kan?

Apa Itu Glass Cooating?
Glass Coating merupakan semacam penambahan lapisan pada cat body motor/ mobil yang  berfungsi melindungi warna dan pernis cat pada bodi motor dari berbagai gangguan dari luar misalnya serpihan pasir/ besi, aspal, debu bahkan paparan sinar ultraviolet. Selain itu penambahan lapisan glass coating pada bodi motor juga dapat memberikan efek seperti daunt alas dimana  air yang mengenai bodi motor akan langsung turun kebawah dan tidak menempel pada bodi motor.

Didalam proses pengerjaannya  sebelum ditambahi glass coating, motor terlebih dahulu harus dipoles. Sehingga  didalam prosesnya motor akan ditambahi tiga atau empat lapisan perlindungan awal, baru kemudian diberikan finishing dengan glass coating. Dan yang perlu diingat adalah hanya motor yang mempunyai cat glossy saja yang bisa ditambahi glass coating. Jadi untuk saat ini  motor dengan cat doff belum bisa ditambahkan pelindung dengan glass coating ini.

Untuk daya ketahannya, Glass coating pada motor tersebuat biasanya bisa  bertahan sampai satu tahun tapi juga tergantung  dari penggunaan dan faktor cuaca. Harga untuk perawatan glass coating juga sangat bervariasi, tergantung pada cc dan jenis motor yang akan dicoating. Biasanya berkisar  antara Rp 550 ribu sampai dengan Rp 1,3 juta.


Mungkin sekian dulu artikel kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi rekan rekan bikers…. Salam otomotif

Thursday, November 15, 2018

Cara Mengecek Kondisi Aki Tanpa Alat Tambahan


Cara Mengecek Kondisi Aki Tanpa Alat Tambahan - Pada motor dengan sistem injeksi, kondisi aki harus selalu benar-benar prima karena berhubungan dengan hampir seluruh komponen di motor.
Pada umumnya untuk mengetahui kondisi aki secara akurat, pengguna biasanya menggunakan multimeter atau memasang indikator voltmeter tambahan.

Selain menggunakan alat alat tersebut sebenarnya ada cara lain untuk mengetahui performa kondis aki motor anda, terutama jika kondisi aki sudah mulai menurun. Lalu bagaimana caranya?
Caranya cukup mudah sobat bikers nyalakan motor dan perhatikan dengan seksama suara atau putaran mesin saat idle. Apabila  performa aki sudah mulai menurun cirinya adalah motor seperti berdenyut atau naik turun gasnya. Jika dalam kondisi normal, idle motor injeksi biasanya akan stabil di rpm yang sudah diset oleh pabrikan.

Sedangkan untuk motor yang mempunyai fitur takometer, bisa juga dengan memperhatikan dari indikator putaran mesin yang ditampilkan.
Jika performa aki suda menurun dapat mengakibatkan kondisi arus listrik yang tidak stabil dan hal ini dapat berefek pada masa pakai komponen kelistrikannya, seperti umur pakai lampu menjadi lebih pendek dari yang semestinya.

Gejala motor yang susah dinyalakan ketika aki dalam kondisi lemah, hal ini saat ini tidak selalu bisa dijadikan patokan. Seperti pada motor skutik dengan ACG/SMG starter atau model start halus ini tidak terlalu berpengaruh dengan kondisi aki. Hal ii disebabkan karena proses start mesinnya tidak lagi membutuh arus listrik besar. 

Sehingga  pengguna menjadi kurang waspada terhadap kondisi aki motornya karena tidak ada gangguan saat motor dinyalakan.

Nah kalau gejala tersebut muncul di motor sobat bikers, sebaiknya segeralah cek kondisi aki atau segera ganti akinya jika memang diperlukan.


Sekian artikel kali ini semoga dapat bermanfaat bagi sobat bikers semua..

Wednesday, November 14, 2018

Cara Agar Body Motor Tetap Mengkilap dan Kinclong



Bikerjadoel.com – Menjaga penampilan sepeda motor agar tetap kinclong pastinya menjadi dambaan bagi semua bikers. Pastinya sobat bikers akan lebih PeDe saat mengendarai motor dengan body yang bersih, serta nampak masih kinclong, bandingkan saja ketika sobat mengendarai motor yang memiliki cat pada bodynya sudah tampak pudar. Pastinya ada rasa tidak nyaman dan kurag PeDe.

Memang ada beberapa faktor yang dapat membuat motor menjadi lebih kotor, dan yang paling umum adalah karena terkena debu serta cipratan genangan air hujan pada jalan. Apalagi ketika berada pada jalanan yang berlumpur.

Selain membuat body motor jadi kotor masih ada dampak lainnya. Air genangan hujan tersebut mengandung zat asam yang menjadi salah satu faktor membuat body motor semakin luntur dan tampak kusam. Karena itulah, kecerahan warna body motor bisa berkurang seiring dengan bertambahnya pemakaian motor.

Terlepas dari hal – hal tersebut diatas masih ada beberapa factor yang juga bisa mempengaruhi ketajaman warna cat pada motor sobat, diantaranya adalah sinar matahari langsung, yah al ini disebabkan karena sinar matahari mengandung sinar UV (Ultra Violet). Namun pengaruhnya tidak cepat terlihat tetapi pemudaran warna cat motor akan jelas terlihat ketika motor sudah berusia diatas satu tahun.

Motor sering dicuci menggunakan detergent. Niat hati ingin mencuci motor dengan tujuan agar bodynya bersih, tetapi jika sobat memakai sabun detergent seperti sabun pencuci pakaian maka hal itu bisa mengangkat pigmen warna pada cat motor sehingga cat motor bisa menjadi kusam.

Sering terkena air hujan,  seperti yang dijelaskan diatas air hujan  mengandung zat asam. Karena saat air ini jatuh dari atmosfer maka ia akan mengikat zat CO hasil pembakaran mesin. Dan akibatnya jika terkena body motor, zat yang bersifat asam ini tentu saja bisa merusak cat.

Dan kondisi inilah yang paling sering kita temukan di keseharian kita, Apabila intensitas hujannya redah dan hanya gerimis saja kebanyakan dari para pengendara memilih untuk melanjutkan perjalannya daripada berteduh.

Untuk mengatasi masalah diatas, sobat bikers dapat melakukan empat tips mudah berikut ini untuk meminimalkan pemudaran / Peredupan cat motor.

Cara Membuat Body Motor Tetap Kinclong

 Memarkir motor di tempat yang teduh.



Biasakan untuk memarkir motor sobat ditempat yang teduh. Meskipun terkesan sepele, seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwasannya sinar UV dari matahari dapat merusak warna dari cat motor dalam waktu lama. Meskipun tidak terlihat efeknya secara cepat, tetapi akan terasa dikemudian hari. Sobat bisa memarkir motor dibawah atap bangunan atau dibawah pohon asalkan tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Jangan pula sobat berpatokan pada waktu parkir, meski hanya sebentar sobat juga harus berfikir panjang. Karena apabila cat motor sudah redup dan kusam, mau dicuci dengan metode apapun tidak akan bisa mengkilap/ kinclong.

 Bilas Motor dengan air bersih setelah kehujanan


Hujan memang seringkali tidak bisa diprediksi, apalagi ketika gerimis tidak mungkin kita akan berteduh, malah akan menghabiskan waktu. Solusinya adalah sobat tetap bisa menerjang hujan ini tetapi setelah sampai tujuan, biasakan untuk membilas body motor dengan menggunakan air bersih.

Tujuannya adalah untuk melepaskan partikel zat asam yang terkandung pada air hujan itu. Jangan tunggu sampai kering langsung bilas saja. Apabila kita menunggunya hingga kering maka hanya airnya yang hilang tapi zat asam yang terkandung akan tertempel pada body motor.

Untuk membilasnya juga juga sangat simple kok sobat tak perlu repot. Cukup siapkan satu ember air bersih dan sebuah lap kanebo untuk mengeringkannya.
Caranya basahi dulu kanebo lalu usapkan ke seluruh permukaan body. Jangan lupa untuk memeras lap kanebo di area luar agar zat asam yang terkandung bisa terlepas bersama air. Lakukan langkah ini hingga body motor kering.

Langkah ini dilakukan apabila kondisinya tidak memungkinkan, dalam artian jika sobat sudah begitu letih setelah beraktifitas ataupun sobat sedang buru-buru karena ada aktifitas lainnya yang perlu dilakukan. Namun apabila sobat memiliki waktu luang sebaiknya sobat mencuci motor menggunakan shampo khusus karena akan membilas seluruh permukaan motor secara merata.

Cuci motor dengan shampoo khusus secara berkala


Saat ini sudah banyak ditoko-toko kita temui shampoo khusus untuk mencuci motor harganyapun terbilang murah. Nah sobat bisa membelinya dengan merk apapun yang penting bukan shampoo rambut atau detergent lainnya, ini  karena body motor berbeda dengan pakaian ya brow.. he..he.

Karena kalau pakaian yang terbuat dari kain, maka kotoran cenderung menempel sehingga butuh detergent dengan daya bilas yang cukup baik. Sementara untuk body motor yang memiliki struktur halus hanya membutuhkan detergent yang berdaya lemah saja untuk membilas kotoran tersebut. Jika kita memakai detergent untuk pakaian berdaya kuat maka yang terjadi adalah catpun akan ikut terbilas.

Lalu bagaimana caranya ?

Yang pertama siapkan dulu dua buah ember air bersih untuk membasahi motor sobat.
Lalu guyur semua permukaan pada  body motor sobat hingga seluruh permukaannya basah dengan air. Pada tahap ini, kita belum memakai shampoo hanya mengguyurnya agar permukaan body motor basah.

Untuk kebutuhan air yang dipakai tergantung seberapa kotoran yang menempel pada motor sobat, apabila kondisinya tidak terlalu kotor maka cukup menggunakan satu ember saja. Tetapi, apabila terdapat banyak tanah yang menempel pada sela-sela bagian motor misalnya pada motor matic maka sobat perlu lebih banyak air untuk pembasahan awal ini.

Kemudian setelah membasahi semua body motor, lalu siapkan lagi air dalam emberjangan terlalu banyak sekitar 25 - 30 % saja sudah cukup, tuangkan shampoo khusus untuk mencuci motor secukupnya kedalam air tersebut dan aduk hingga berbusa. Celupkan busa atau kain yang lembut kemudian gosokkan kepermukaan body motor sobat

Goosokkan secara pelan dan halus jangan terlalu berlebihan karena dikhawatirkan dapat menggores dan merusak cat, gosok dua sampai tiga kali pengulangan.
Jika dirasa sudah rata, lalu bilas dengan menggunakan air bersih.

Setelah itu keringkan dengan mengelap body motor sobat menggunakan kanebo dan parker ditempat yang teduh, jangan mengeringkan dibawah terik matahari..
Saat air pada body motor sudah kering sobat dapat memolesnya dengan cairan pengkilap motor.

Lakukan hal ini secara berkala atau ketika dirasa motor sudah terlalu kotor, apalagi motor sering dipakai paling tidak 3 hari sekali motor harus dicuci.

Lapisi body motor sobat dengan scotlite

Untuk pencegahan sobat bisa juga menggunakan stikcer scotlite, cara ini sangatlah efektif. Sobat juga dapat memilih warna kesukaan sobat, bisa warna solid atau jika ingin motif asli motor terlihat sobat dapat memilih yang transparan. Selain untuk melindungi body motor terkena efek buruk dari luar, penggunaan scotlite juga dapat mempercantik motor sobat sehingga penampilannya jadi lebih oke.

Hanya saja untuk pemasangan scotlite ini memerlukan teknik dan keahlian khusus. Jika sobat memiliki peralatannya seperti hairdryer, sobat dapat memasangnya sendiri. Tetapi jika ingin yang lebih praktis dan tidak beresiko sobat bisa meminta ke penjual scotlite untuk memasangnya.

Sekian artikel lengkap tentang cara membuat body motor tetap kinclong. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan tentang otomotif kita.

Saturday, November 10, 2018

Kesalahan Yang Paling Sering Dilakukan Pengendara Motor Matik Saat Pengereman



Bikerjadoel.com - Mengendarai motor matik memang sangat memberikan kemudahan bagi pengendaranya dalam pengoperasiannya jika dibandingkan  dengan motor transmisi manual. Akan tetapi sangat disayangkan dalam beberapa kasus kemudahan yang ditawarkan motor dengan transmisi otomatis ini masih saja banyak pengendaranya yang salah atau kurang tepat dalam menjalankannya
Salah satu contohnya adalah ketika saat pengereman. Ya, kesalahan yang paling sering mereka lakukan adalah saat melakukan pengereman.

Dari beberapa sumber yang kami dapat setidaknya ada tiga kesalahan yang sering kali dilakukan pengendara motor matik ketika melakukan pengereman. Apa saja itu? Mari kita bahas satu persatu

  • Menutup Throttle Gas Secara Penuh/ Maksimal

Pada umumnya perilaku ini seringkali ditemukan pada para pengguna skutik. Kebanyakan dari mereka berasumsi bahwasannya gas untuk maju dan rem untuk berhenti, sehingga  disaat  hendak menghentikan laju sepeda motornya mereka hanya berfokus untuk menekan tuas rem saja dan menutup penuh throttlr gas.

Padahal hal tersebut salah , seharusnya disaat melakukan pengereman, gas juga harus diisi. Hal ini bisa berakibat fatal dan membahayakan pengendaranya. Disaat melakukan pengereman gas tidak boleh tertutup maksimal, Jika hal itu dilakukan maka kondisinya sama seperti motor manual kalau koplingnya ditekan penuh. Sehingga pengeraman tidak akan bisa maksimal dan motor dapat nyelonong karena tidak ada engine brake
  • .Beban Kerja Rem Depan Dan Belakang Tidak Terbagi Rata

Hal kedua yang sering kali ditemukan adalah pengemudi yang melakukan pengereman hanya terfokus pada rem belakang saja, sementara laju kendaraan sudah di atas 30 km/jam. Dan perlu diketahui bahwa pada kecepatan antara 30-80 km/jam beban kerja harus dibagi untuk rem depan dan belakang. Hal ini sangat berbahaya karena ban belakang bisa mengunci sehingga harus benar-benar dipahami proporsi pengereman
  • Mengabaikan Kondisi Sekitar Saat Melakukan Pengeraman

Untuk kasus yang satu ini sebenarnya tidak hanya dilakukan oleh pengguna motor matik saja. Namun karena kemudahan yang ditawarkan oleh motor matik ini maka presentasenya cenderung lebih besar dilakukan oleh pengendara motor matik.

Pada umumnya para pengemudi motor matik lebih cenderung refleks menekan tuas rem ketika dihadapkan dengan situasi tertentu di jalan.
Sebaiknya ketika hendak mengerem seharusnya cek kondisi belakang dulu (lewat kaca spion). Karena di jalanan, jika saja ada kendaraan yang gak bisa ngerem mendadak, sebaiknya menghindar jika ternyata memang kondisi kurang aman untuk melakukan pengereman.


Sekian saja artikel kali ini.. semoga bermanfaat bagi sobat bikers semuanya…

Baca Juga : Hindari Kebiasaan Ini Saat Mengendarai Motor Manual / Kopling
                    5 Langkah Mudah Agar Jago Mengendarai Motor Kopling