Sunday, November 18, 2018

Glass Coating Solusi Untuk Melindungi Baret Bodi Motor


Hallo, Sobat bikers! Pernah mengalami baret pada bodi motor kalian mugkin karena gara-gara dipepet sama mobil atau motor lain saat di kejebak macet jalanan ? Bagi  pengendara motor di kota-kota besar yang sering macet  mungkin hal semacam ini  sudah biasa terjadi  ya, karena volume kendaraan di perkotaan cukup tinggi  apalagi disaat di jam-jam sibuk.

Nah, dalam artikel kali ini bikerjadoel.com akan memberikan satu solusi perlindungan motor sobat untuk mencegah baret pada motor kesayangan sobat bikers semua . Sudah banyak berbagai perawatan motor yang ditawarkan oleh bengkel-bengkel jaman now dalam menjaga keindahan motor sobat.  Salah satu diantaranya adalah glass coating. Tentunya para bikers sudah pernah mendengar  tentang glass coating kan?

Apa Itu Glass Cooating?
Glass Coating merupakan semacam penambahan lapisan pada cat body motor/ mobil yang  berfungsi melindungi warna dan pernis cat pada bodi motor dari berbagai gangguan dari luar misalnya serpihan pasir/ besi, aspal, debu bahkan paparan sinar ultraviolet. Selain itu penambahan lapisan glass coating pada bodi motor juga dapat memberikan efek seperti daunt alas dimana  air yang mengenai bodi motor akan langsung turun kebawah dan tidak menempel pada bodi motor.

Didalam proses pengerjaannya  sebelum ditambahi glass coating, motor terlebih dahulu harus dipoles. Sehingga  didalam prosesnya motor akan ditambahi tiga atau empat lapisan perlindungan awal, baru kemudian diberikan finishing dengan glass coating. Dan yang perlu diingat adalah hanya motor yang mempunyai cat glossy saja yang bisa ditambahi glass coating. Jadi untuk saat ini  motor dengan cat doff belum bisa ditambahkan pelindung dengan glass coating ini.

Untuk daya ketahannya, Glass coating pada motor tersebuat biasanya bisa  bertahan sampai satu tahun tapi juga tergantung  dari penggunaan dan faktor cuaca. Harga untuk perawatan glass coating juga sangat bervariasi, tergantung pada cc dan jenis motor yang akan dicoating. Biasanya berkisar  antara Rp 550 ribu sampai dengan Rp 1,3 juta.


Mungkin sekian dulu artikel kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi rekan rekan bikers…. Salam otomotif

Thursday, November 15, 2018

Cara Mengecek Kondisi Aki Tanpa Alat Tambahan


Cara Mengecek Kondisi Aki Tanpa Alat Tambahan - Pada motor dengan sistem injeksi, kondisi aki harus selalu benar-benar prima karena berhubungan dengan hampir seluruh komponen di motor.
Pada umumnya untuk mengetahui kondisi aki secara akurat, pengguna biasanya menggunakan multimeter atau memasang indikator voltmeter tambahan.

Selain menggunakan alat alat tersebut sebenarnya ada cara lain untuk mengetahui performa kondis aki motor anda, terutama jika kondisi aki sudah mulai menurun. Lalu bagaimana caranya?
Caranya cukup mudah sobat bikers nyalakan motor dan perhatikan dengan seksama suara atau putaran mesin saat idle. Apabila  performa aki sudah mulai menurun cirinya adalah motor seperti berdenyut atau naik turun gasnya. Jika dalam kondisi normal, idle motor injeksi biasanya akan stabil di rpm yang sudah diset oleh pabrikan.

Sedangkan untuk motor yang mempunyai fitur takometer, bisa juga dengan memperhatikan dari indikator putaran mesin yang ditampilkan.
Jika performa aki suda menurun dapat mengakibatkan kondisi arus listrik yang tidak stabil dan hal ini dapat berefek pada masa pakai komponen kelistrikannya, seperti umur pakai lampu menjadi lebih pendek dari yang semestinya.

Gejala motor yang susah dinyalakan ketika aki dalam kondisi lemah, hal ini saat ini tidak selalu bisa dijadikan patokan. Seperti pada motor skutik dengan ACG/SMG starter atau model start halus ini tidak terlalu berpengaruh dengan kondisi aki. Hal ii disebabkan karena proses start mesinnya tidak lagi membutuh arus listrik besar. 

Sehingga  pengguna menjadi kurang waspada terhadap kondisi aki motornya karena tidak ada gangguan saat motor dinyalakan.

Nah kalau gejala tersebut muncul di motor sobat bikers, sebaiknya segeralah cek kondisi aki atau segera ganti akinya jika memang diperlukan.


Sekian artikel kali ini semoga dapat bermanfaat bagi sobat bikers semua..

Wednesday, November 14, 2018

Cara Agar Body Motor Tetap Mengkilap dan Kinclong



Bikerjadoel.com – Menjaga penampilan sepeda motor agar tetap kinclong pastinya menjadi dambaan bagi semua bikers. Pastinya sobat bikers akan lebih PeDe saat mengendarai motor dengan body yang bersih, serta nampak masih kinclong, bandingkan saja ketika sobat mengendarai motor yang memiliki cat pada bodynya sudah tampak pudar. Pastinya ada rasa tidak nyaman dan kurag PeDe.

Memang ada beberapa faktor yang dapat membuat motor menjadi lebih kotor, dan yang paling umum adalah karena terkena debu serta cipratan genangan air hujan pada jalan. Apalagi ketika berada pada jalanan yang berlumpur.

Selain membuat body motor jadi kotor masih ada dampak lainnya. Air genangan hujan tersebut mengandung zat asam yang menjadi salah satu faktor membuat body motor semakin luntur dan tampak kusam. Karena itulah, kecerahan warna body motor bisa berkurang seiring dengan bertambahnya pemakaian motor.

Terlepas dari hal – hal tersebut diatas masih ada beberapa factor yang juga bisa mempengaruhi ketajaman warna cat pada motor sobat, diantaranya adalah sinar matahari langsung, yah al ini disebabkan karena sinar matahari mengandung sinar UV (Ultra Violet). Namun pengaruhnya tidak cepat terlihat tetapi pemudaran warna cat motor akan jelas terlihat ketika motor sudah berusia diatas satu tahun.

Motor sering dicuci menggunakan detergent. Niat hati ingin mencuci motor dengan tujuan agar bodynya bersih, tetapi jika sobat memakai sabun detergent seperti sabun pencuci pakaian maka hal itu bisa mengangkat pigmen warna pada cat motor sehingga cat motor bisa menjadi kusam.

Sering terkena air hujan,  seperti yang dijelaskan diatas air hujan  mengandung zat asam. Karena saat air ini jatuh dari atmosfer maka ia akan mengikat zat CO hasil pembakaran mesin. Dan akibatnya jika terkena body motor, zat yang bersifat asam ini tentu saja bisa merusak cat.

Dan kondisi inilah yang paling sering kita temukan di keseharian kita, Apabila intensitas hujannya redah dan hanya gerimis saja kebanyakan dari para pengendara memilih untuk melanjutkan perjalannya daripada berteduh.

Untuk mengatasi masalah diatas, sobat bikers dapat melakukan empat tips mudah berikut ini untuk meminimalkan pemudaran / Peredupan cat motor.

Cara Membuat Body Motor Tetap Kinclong

 Memarkir motor di tempat yang teduh.



Biasakan untuk memarkir motor sobat ditempat yang teduh. Meskipun terkesan sepele, seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwasannya sinar UV dari matahari dapat merusak warna dari cat motor dalam waktu lama. Meskipun tidak terlihat efeknya secara cepat, tetapi akan terasa dikemudian hari. Sobat bisa memarkir motor dibawah atap bangunan atau dibawah pohon asalkan tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Jangan pula sobat berpatokan pada waktu parkir, meski hanya sebentar sobat juga harus berfikir panjang. Karena apabila cat motor sudah redup dan kusam, mau dicuci dengan metode apapun tidak akan bisa mengkilap/ kinclong.

 Bilas Motor dengan air bersih setelah kehujanan


Hujan memang seringkali tidak bisa diprediksi, apalagi ketika gerimis tidak mungkin kita akan berteduh, malah akan menghabiskan waktu. Solusinya adalah sobat tetap bisa menerjang hujan ini tetapi setelah sampai tujuan, biasakan untuk membilas body motor dengan menggunakan air bersih.

Tujuannya adalah untuk melepaskan partikel zat asam yang terkandung pada air hujan itu. Jangan tunggu sampai kering langsung bilas saja. Apabila kita menunggunya hingga kering maka hanya airnya yang hilang tapi zat asam yang terkandung akan tertempel pada body motor.

Untuk membilasnya juga juga sangat simple kok sobat tak perlu repot. Cukup siapkan satu ember air bersih dan sebuah lap kanebo untuk mengeringkannya.
Caranya basahi dulu kanebo lalu usapkan ke seluruh permukaan body. Jangan lupa untuk memeras lap kanebo di area luar agar zat asam yang terkandung bisa terlepas bersama air. Lakukan langkah ini hingga body motor kering.

Langkah ini dilakukan apabila kondisinya tidak memungkinkan, dalam artian jika sobat sudah begitu letih setelah beraktifitas ataupun sobat sedang buru-buru karena ada aktifitas lainnya yang perlu dilakukan. Namun apabila sobat memiliki waktu luang sebaiknya sobat mencuci motor menggunakan shampo khusus karena akan membilas seluruh permukaan motor secara merata.

Cuci motor dengan shampoo khusus secara berkala


Saat ini sudah banyak ditoko-toko kita temui shampoo khusus untuk mencuci motor harganyapun terbilang murah. Nah sobat bisa membelinya dengan merk apapun yang penting bukan shampoo rambut atau detergent lainnya, ini  karena body motor berbeda dengan pakaian ya brow.. he..he.

Karena kalau pakaian yang terbuat dari kain, maka kotoran cenderung menempel sehingga butuh detergent dengan daya bilas yang cukup baik. Sementara untuk body motor yang memiliki struktur halus hanya membutuhkan detergent yang berdaya lemah saja untuk membilas kotoran tersebut. Jika kita memakai detergent untuk pakaian berdaya kuat maka yang terjadi adalah catpun akan ikut terbilas.

Lalu bagaimana caranya ?

Yang pertama siapkan dulu dua buah ember air bersih untuk membasahi motor sobat.
Lalu guyur semua permukaan pada  body motor sobat hingga seluruh permukaannya basah dengan air. Pada tahap ini, kita belum memakai shampoo hanya mengguyurnya agar permukaan body motor basah.

Untuk kebutuhan air yang dipakai tergantung seberapa kotoran yang menempel pada motor sobat, apabila kondisinya tidak terlalu kotor maka cukup menggunakan satu ember saja. Tetapi, apabila terdapat banyak tanah yang menempel pada sela-sela bagian motor misalnya pada motor matic maka sobat perlu lebih banyak air untuk pembasahan awal ini.

Kemudian setelah membasahi semua body motor, lalu siapkan lagi air dalam emberjangan terlalu banyak sekitar 25 - 30 % saja sudah cukup, tuangkan shampoo khusus untuk mencuci motor secukupnya kedalam air tersebut dan aduk hingga berbusa. Celupkan busa atau kain yang lembut kemudian gosokkan kepermukaan body motor sobat

Goosokkan secara pelan dan halus jangan terlalu berlebihan karena dikhawatirkan dapat menggores dan merusak cat, gosok dua sampai tiga kali pengulangan.
Jika dirasa sudah rata, lalu bilas dengan menggunakan air bersih.

Setelah itu keringkan dengan mengelap body motor sobat menggunakan kanebo dan parker ditempat yang teduh, jangan mengeringkan dibawah terik matahari..
Saat air pada body motor sudah kering sobat dapat memolesnya dengan cairan pengkilap motor.

Lakukan hal ini secara berkala atau ketika dirasa motor sudah terlalu kotor, apalagi motor sering dipakai paling tidak 3 hari sekali motor harus dicuci.

Lapisi body motor sobat dengan scotlite

Untuk pencegahan sobat bisa juga menggunakan stikcer scotlite, cara ini sangatlah efektif. Sobat juga dapat memilih warna kesukaan sobat, bisa warna solid atau jika ingin motif asli motor terlihat sobat dapat memilih yang transparan. Selain untuk melindungi body motor terkena efek buruk dari luar, penggunaan scotlite juga dapat mempercantik motor sobat sehingga penampilannya jadi lebih oke.

Hanya saja untuk pemasangan scotlite ini memerlukan teknik dan keahlian khusus. Jika sobat memiliki peralatannya seperti hairdryer, sobat dapat memasangnya sendiri. Tetapi jika ingin yang lebih praktis dan tidak beresiko sobat bisa meminta ke penjual scotlite untuk memasangnya.

Sekian artikel lengkap tentang cara membuat body motor tetap kinclong. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan tentang otomotif kita.

Saturday, November 10, 2018

Kesalahan Yang Paling Sering Dilakukan Pengendara Motor Matik Saat Pengereman



Bikerjadoel.com - Mengendarai motor matik memang sangat memberikan kemudahan bagi pengendaranya dalam pengoperasiannya jika dibandingkan  dengan motor transmisi manual. Akan tetapi sangat disayangkan dalam beberapa kasus kemudahan yang ditawarkan motor dengan transmisi otomatis ini masih saja banyak pengendaranya yang salah atau kurang tepat dalam menjalankannya
Salah satu contohnya adalah ketika saat pengereman. Ya, kesalahan yang paling sering mereka lakukan adalah saat melakukan pengereman.

Dari beberapa sumber yang kami dapat setidaknya ada tiga kesalahan yang sering kali dilakukan pengendara motor matik ketika melakukan pengereman. Apa saja itu? Mari kita bahas satu persatu

  • Menutup Throttle Gas Secara Penuh/ Maksimal

Pada umumnya perilaku ini seringkali ditemukan pada para pengguna skutik. Kebanyakan dari mereka berasumsi bahwasannya gas untuk maju dan rem untuk berhenti, sehingga  disaat  hendak menghentikan laju sepeda motornya mereka hanya berfokus untuk menekan tuas rem saja dan menutup penuh throttlr gas.

Padahal hal tersebut salah , seharusnya disaat melakukan pengereman, gas juga harus diisi. Hal ini bisa berakibat fatal dan membahayakan pengendaranya. Disaat melakukan pengereman gas tidak boleh tertutup maksimal, Jika hal itu dilakukan maka kondisinya sama seperti motor manual kalau koplingnya ditekan penuh. Sehingga pengeraman tidak akan bisa maksimal dan motor dapat nyelonong karena tidak ada engine brake
  • .Beban Kerja Rem Depan Dan Belakang Tidak Terbagi Rata

Hal kedua yang sering kali ditemukan adalah pengemudi yang melakukan pengereman hanya terfokus pada rem belakang saja, sementara laju kendaraan sudah di atas 30 km/jam. Dan perlu diketahui bahwa pada kecepatan antara 30-80 km/jam beban kerja harus dibagi untuk rem depan dan belakang. Hal ini sangat berbahaya karena ban belakang bisa mengunci sehingga harus benar-benar dipahami proporsi pengereman
  • Mengabaikan Kondisi Sekitar Saat Melakukan Pengeraman

Untuk kasus yang satu ini sebenarnya tidak hanya dilakukan oleh pengguna motor matik saja. Namun karena kemudahan yang ditawarkan oleh motor matik ini maka presentasenya cenderung lebih besar dilakukan oleh pengendara motor matik.

Pada umumnya para pengemudi motor matik lebih cenderung refleks menekan tuas rem ketika dihadapkan dengan situasi tertentu di jalan.
Sebaiknya ketika hendak mengerem seharusnya cek kondisi belakang dulu (lewat kaca spion). Karena di jalanan, jika saja ada kendaraan yang gak bisa ngerem mendadak, sebaiknya menghindar jika ternyata memang kondisi kurang aman untuk melakukan pengereman.


Sekian saja artikel kali ini.. semoga bermanfaat bagi sobat bikers semuanya…

Baca Juga : Hindari Kebiasaan Ini Saat Mengendarai Motor Manual / Kopling
                    5 Langkah Mudah Agar Jago Mengendarai Motor Kopling

Hindari Kebiasaan Ini Saat Mengendarai Motor Manual / Kopling


Bikerjadoel.com - Berkendara dengan motor kopling apabila sudah lancar  dan mahir tentu saja akan menyenangkan. Karena pengendara motor manual/kopling dapat mengatur sendiri bukaan kopling dan gas untuk medapatkan torsi sesuai keinginannya.  Namun di samping itu sangat disayangkan pengendaranya biasanya sering melakukan kesalahan yang berulang-ulang, dan bisa saja menyebabkan umur dari komponen mesin dan penggerak lebih pendek serta konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Kesalahan umum yang paling sering dilakukan oleh pengendara motor manual atau kopling adalah kebanyakan dari mereka serig sekali mengabaikan waktu perpindahan gigi serta fungsi dari kopling. Atau dengan kata lain mereka sering memindahkan gigi tidak tepat sesuai torsi mesin.

Pengendara sering kali salah saat melakukan perpindahan gigi, mereka selalu melakukannya pada putaran mesin tinggi, jadi bisa dikatakan membiarkan mesin meraung dahulu baru memindahkan gigi. Sebaliknya jika perpindahan gigi rendah juga dilakukan pada putaran mesin yang masih tinggi, hal ini akan meyebabkan engine brake yang besar dan kasar tentu saja hal ini tidak baik bagi perlambatan normal karena mesin akan mengkonsumsi bahan bakar yang berlebih.



Selain boros BBM, kebiasaan tersebut juga dapat membahayakan bagi pengendara itu sendiri, sebab apabila melakukannya pada permukaan jalan yang licin akan membuat ban selip atau ban belakang akan kehilangan traksi atau power slide karena daya cengkram ban belakang akan berkurang itulah konsekuensinya jika engine brake terlalu besar.

Baca Juga : 5 Langkah Mudah  Agar Jago Mengendarai Motor Kopling
                    Kesalahan Yang Paling Sering Dilakukan Pengendara Motor Matik Saat Pengereman

Hal kedua yang juga sering kali menjadi kesalahan pengendara motor manual adalah saat melakukan perlambatan, para pengendara motor kopling / manual seringkali melakukan perlambatan bersamaan dengan mengaktifkan kopling atau menarik tuas kopling, dan hal ini akan menyebabkan free wheel laju motor menjadi semakin tak terkendali karena tidak adanya engine brake. 

Lalu bagaimana cara yang benar untuk melakukannya? Cara yang benar adalah tutup gas, dan bila masih kurang melambat bisa ditambah engine brake, kemudian baru  lakukan perpindahan gigi ke yang lebih rendah.



Pada dasarnya pengaplikasian kopling hanya dibutuhkan disaat motor mulai memasuki putaran mesin rendah atau pada saat mesin mulai ngelitik akan mati, atau bisa dikatakan untuk mencegah mesin mati pengendara harus langsung menarik tuas kopling. Saat kopling tidak diaktifkan/ tuas tidak diremas, maka tenaga dari mesin ke penggerak roda akan tersambung, dan ketika kopling diaktifkan / diremas maka tenaga dari mesin yang harusnya diteruskan ke gear itu putus. Jadi bisa dikatakan fungsi utama kopling adalah untuk memutus dan meneruskan tenaga dari mesin ke komponen penggerak.

Sekian artikel Hindari Kebiasaan Ini Saat Mengendarai Motor Manual / Kopling kali ini semoga bermanfaat buat sobat bikers semuanya.. terima kasih...